KESEJAHTERAAN DAN KEHANCURAN SUATU BANGSA

KESEJAHTERAAN DAN KEHANCURAN SUATU BANGSA

 Seperti kata orang bijak, pada dasarnya dunia ini dengan segala kekayaan sumber daya alamnya cukup mampu untuk sekadar memenuhi kebutuhan manusia. Al-Quran sendiri jauh-jauh hari telah menegaskan bahwa Allah SWT sudah menjamin rezeki masing-masing orang, bahkan setiap makhluk yang bergerak (bernyawa) di muka bumi ini sekalipun (QS. Hud:6). Namun tidak bagi yang serakah! Sebab tidak pernah ada kata “cukup” bagi mereka. Tidak berlebihan jika Nabi SAW berpesan melalui sabdanya, “Sesungguhnya kesejahteraan suatu bangsa adalah karena iman dan takwa, dan kehancurannya adalah serakah dan ambisi yang tinggi.” Sahabat semua hari ini bertepatan dengan pemilihan pemimpin untuk negeri kita selama 5 tahun kedepan untuk itu marilah kita pilih pemimpin yang hanya takut kepada Allah SWT, sehinga bisa mengayomi dan mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat, karena semua rakyat mempunyai hak yang sama untuk menikmati kesejahteraan hidupnya. Siapapun pemimpin yang terpilih semoga mereka bisa menjalankan amanah yang telah diberikan oleh semua rakyat Indonesia. Sukses untuk yang terus berusaha www.caramembuatlaporankeuangan.com

RAMADHAN BERSAHAJA

RAMADHAN BERSAHAJA

 Marhaban Ya Ramadhan. Alhamdulillah sahabat semua kita masih diberi kesempatan untuk bertemu dan menikmati indahnya bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah, bulan yang dirindukan oleh setiap muslim dan muslimah. Semoga kita semua dapat meningkatkan ibadah kita menjadi lebih baik lagi, semua ibadah kita penuh berkah dan mendapat pahala yang berlipat dari Allah SWT.Aamiin, Mohon maaf lahir dan bathin.

Imam Al Ghazali, dalam bukunya Ihya Ulumuddin, menggolongkan pelaksanaan ibadah puasa dalam tiga tingkatan ( level ) yaitu :

Level pertama; Puasa orang awam adalah puasa minimalis perdefinisi. Jadi sekedar tidak makan,tidak minum sejak fajar hingga magrib. Ciri-cirinya antara lain antara sahur dan berbuka sangat tepat waktu, dengan menu yang diupayakan banyak dan bervariasi. Siang hari sibuk mempersiapkan makan berbuka, malam hari sibuk menyiapkan santap sahur. Membunuh hari dengan jalan-jalan subuh, jalan-jalan sore, tidur, bermain, nonton, mincing, ngobrol, dan aktivitas iseng lainnya. Semakin harikian malas sahur. Semakin mendekati akhir Ramadhan bukannya makin dekat ke masjid, tapi kian dekat ke pasar.

Level kedua; Puasa khusus, cirinya adalah tidak berlebih-lebihan baik dalam berbuka puasa maupun sahur, tidak sampai perutnya penuh makanan, secukupnya.

Level ketiga; Puasa istimewa adalah puasanya para nabi, shiddiqin, dan muqarrabin. Ciri-cirinya antara lain seperti perkataan Al Imam Abdullah bin Husain bin Thahir, “Di bulan Ramadhan ini, amal ibadahku sama saja seperti Ramadhan tahun lalu. Tidak bertambah dan juga tidak berkurang. Aku bukan tidak ingin menambah ibadahku di bulan ini, tapi aku tidak memiliki waktu kosong untuk mengerjakan ibadah yang lain. Waktuku semua sudah penuh.” Lalu ia berkata pada anak-anaknya. “Wahai anak-anakku, jika ada dari kalian yang mampu untuk menjual sedikit saja waktunya, niscaya akan kubeli.”

Sahabat muslim dan muslimah mari kita merenung ibadah puasa kita sekarang termasuk level yang mana???. Kelewatan, kalau level puasa kita masih awam. Tapi juga kayaknya belum mencapai puasa istimewa. Baru tahap puasa khusus, inipun sudah bagus kalau istiqamah. Semoga semua amal ibadah kita menjadi lebih baik dari hari kehari.

Ironisnya, kebiasaan belanja berlebihan di bulan suci masih kita temui di masyarakat. Anggaran konsumsi bulan Ramadhan pun melejit pesat, yang memicu kenaikan harga sembako. Padahal, melimpahnya rejeki di bulan Ramadhan bisa dikonversi sebagai amal sedekah yang lebih banyak ketimbang sekadar memperbanyak anggaran pangan.

Maka, marilah kita jalani Ramadhan dengan kebersahajaan, dan silakan royal dalam berinfak sedekah. Termasuk melayani orang puasa saat kita sedang tidak berpuasa. Rasulullah SAW dalam khutbahnya menjelang Ramadhan, berpesan:  “ Sungguh Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan pahala kesabaran yang sejati adalah surga. Inilah bulan yang penuh simpati terhadap sesama manusia, ini juga bulan ketika rizqi seseorang ditambah. Siapa memberi makan orang lain untuk berbuka puasa, dia akan mendapatkan ampunan atas dosa-dosanya dan dijauhkan dari api neraka, dan dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang diberinya makan untuk berbuka puasa, tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikit pun.”

Allah memberi pahala yang sama bagi orang yang memberi buka  puasa bagi orang lain dengan sebuah kurma atau segelas air minum. Inilah bulan yang bagian awalnya membawa keberkahan dari Allah SWT, bagian tengahnya membawa ampunan Allah, dan bagian akhirnya  menjauhkan dari api neraka. Siapa yang meringankan beban seseorang di bulan ini, Allah akan mengampuninya dan membebaskannya dari api neraka.(HB)

Sukses untuk yang terus berusaha

www.caramembuatlaporankeuangan.com

MENGHIMPUN ENERGI BARU

MENGHIMPUN ENERGI BARU

 Menggapai sukses adalah sebuah perjalanan panjang. Siapkan energi yang cukup untuk menempuh perjalanan ini. Apakah energi itu ? secara sederhana energi berarti kekuatan yang tersimpan dalam diri kita untuk dapat bergerak. Begitu pula diri kita baik akan memulai atau melanjutkan sebuah perjalanan menuju sukses, kita terus menerus memerlukan bahan bakar/energi dalam diri. Semangat, kepercayaan diri, kebulatan tekad, keyakinan yang kokoh adalah bentuk-bentuk energi yang kita perlukan untuk mendulang sukses.  Bila kita sudah menentukan tujuan hidup dan merencanakan langkah-langkah tindakan,  saatnya kita membangun semangat yang kokoh, kepercayaan diri yang tinggi dan keyakinan yang kuat bahwa  Insya Allah kita dapat selamat sampai tujuan. Berikut ini hal-hal yang perlu dilakukan untuk menghimpun energi dalam diri kita;

Pertama:  Renungkan kembali kekuatan diri, lalu optimalkan; Bila Sahabat merasa punya kemampuan di bidang yang tengah Sahabat tuju, Sahabat akan merasa percaya diri dan bersemangat menjalankannya. Ini adalah sumber energi terbaik untuk mengejar impian sahabat.

Kedua: Atasi semua kelemahan diri; Setiap manusia mempunyai kekurangan dan kelebihan. Kekurangan sangat berguna bagi diri kita untuk tidak sombong, namun kekurangan itu harus segera di atasi untuk mencapai kesuksesan kita.

Ketiga:  Pompa semangat dengan kata-kata; Pepatah mengatakan Anda akan tetap ‘hidup’ bila anda punya harapan, keinginan, cita-cita, impian. Jadi untuk membuat semangat tetap menyala, teriakanlah selalu hal-hal positif yang berbau sukses. Misalnya, ‘ya aku bisa’, ‘aku harus berhasil’,’aku tidak takut’, dan sebagainya. Jangan lupa mengkaji kembali  al-Qur’an yang akan menyadarkan kita kembali akan ‘harapan’ yang sebenarnya.

Keempat: Jangan merasa terlambat untuk memulai; Capailah ketinggian yang bisa kita capai, tak perduli kapan pun kita memulai. Rasa terlambat hanya akan meruntuhkan semangat kita untuk berbuat.

Kelima: Bergaullah dengan para pemenang; Inisiatif, bergerak cepat, penuh komitmen,selalu siap kapan pun dibutuhkan, bertanggung jawab, tidak kenal kata menyerah. Bergaul dengan orang-orang sperti ini akan membuat kita terbina.Jiwa pemenang adalah sumber energi yang positif untuk menjadi bekal kita menempuh perjalanan yang penuh hambatan.

Keenam: Atasi rasa takut dan cemas; Jadikan rasa cemas dan takut sebatas untuk memacu diri kita agar lebih siap menghadapi segala kemungkinan yang bakal muncul.(ESM)

Sukses untuk yang terus berusaha

www.caramembuatlaporankeuangan.com

CINTA DUNIAWI DAPAT MENUTUP MATA HATI

CINTA DUNIAWI DAPAT MENUTUP MATA HATI

 Apa pun alasan yang dikemukakan, kecenderungan manusia akan kesenangan duniawi tersebut adalah hal yang sangat manusiawi. Diakui Prof.DR.M.Quraisy Syihab dalam Tafsir Al-Misbah-nya, menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya bukanlah hal yang tercela  selama dia tidak mengabaikan nilai-nilai agama dalam memperoleh dan menikmatinya. Yang menjadi soal adalah jika hal yang berkecukupan itu dikhawatirkan akan terlena, bahkan sampai membuatnya lupa diri. Dalam keadaan seperti ini tidak mustahil ia pun akan melupakan atau malah mungkin mengingkari kewajiban agama terhadap kekayaannya, seperti enggan membayar zakat, bersedekah serta kewajiban lainnya.

Banyak orang beranggapan  tolak ukur kesuksesan seseorang bisa dilihat dari kesuksesan karir,tingginya jabatan dan melimpahnya kekayaan yang dimilikinya. Patokan tersebut tanpa sadar telah menyeretnya dari target kehidupan yang hakiki di dunia ini. Mata hatinya tak mampu  melihat lagi  kebenaran yang akan menyelamatkannya.(SS)

Sukses untuk yang terus berusaha

www.caramembuatlaporankeuangan.com

DO’A 10

DO’A  10

Assalamu’alaikum,wr,wb,

Sahabatku, apa kabar semua ? Semoga Allah melimpahkan rizki, kesehatan & keberkahan untuk kita semua. “Ayo, hormati dan muliakan kedua orang tua kita” Ya Allah, ampunilah dosa kami dan dosa kedua orang tua kami dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kami diwaktu kecil,”.

Ya Allah,   Aku memohon kepada-Mu.  Keimanan yang murni,yang akan tetap memenuhi hatiku. Aku memohon keyakinan yang teguh, hingga aku yakin bahwa tidak akan ada sesuatu yang akan menimpaku kecuali telah Engkau tetapkan untukku dan aku rela dengan apa yang Engkau bagikan kepadaku.  Ya Allah,…kabulkanlah do’a dan permohonan hamba.Aamiin…Ya Rabbal’Alamin.”

Sukses untuk yang terus berusaha

www.caramembuatlaporankeuangan.com

BAHAYA LIDAH DAN HATI

BAHAYA LIDAH DAN HATI

 Tidak jarang permusuhan,perselisihan timbul akibat lidah yang tidak terkontrol. Lidah memang tak bertulang, ia bagai sebuah pisau tajam, jika kita tidak hati-hati menggunakannya, maka siapa pun akan terluka oleh goresannya. Sebaliknya, jika hati-hati dalam menggunakannya, Insya Allah akan membawa manfaat bagi orang lain maupun bagi dirinya sendiri.

Untuk menjaga lidah agar tetap bersih, dibutuhkan hati yang bersih pula, karena hatilah yang akan mengontrol segala gerak-gerik lidah kita. Jika hati kotor dan tidak terkontrol, lidah akan bergerak kesana kemari tanpa kendali. Sesuatu tanpa kendali akan membawa malapetaka bagi orang lain atau bahkan bagi dirinya sendiri. Hati yang bersih akan menghasilkan lidah yang bersih, pribadi yang bersih, sehingga membawa kebaikan bagi orang lain dan menepis permusuhan serta kerusakan dalam masyarakat.(NC)

Sukses untuk yang terus berusaha

www.caramembuatlaporankeuangan.com

HAKIKAT BERSYUKUR

HAKIKAT BERSYUKUR

 Syukur secara bahasa artinya ucapan,perbuatan,pujian atau sikap berterima kasih. Menurut istilah, syukur berarti ucapan, sikap atau perbuatan terima kasih kepada Allah dalam bentuk pengakuan yang tulus atas segala nikmat dan karunia yang telah dilimpahkan-Nya. Bisa pula syukur dimaknai dengan mempergunakan semua nikmat-Nya pada jalan yang benar, yakni tidak melanggar ketentuan-Nya.

Hakikat syukur adalah menampakkan nikmat, antara lain menggunakannya  pada tempatnya dan sesuai dengan yang dikehendaki oleh pemberinya sambil menyebut-nyebut pemberinya dengan baik.Ini berarti setiap nikmat yang dianugerahkan-Nya menuntut perenungan, untuk apa manusia diberi dan bagaimana memanfaatkannya, sesuai tujuan Sang Pemberi. Contohnya Allah menciptakan laut dengan tujuan agar kita bisa memakan ikan segar,supaya kita membuat perahu dan kita dapat berlayar sekaligus mencari karunia- nya,dan masih banyak lagi yang dapat kita nikmati dari laut. Ujungnya syukur menambah nikmat.

Hendaknya disadari bahwa semua kenikmatan berasal dari Allah. Oleh karena itu, syukur atas nikmat haruslah ditujukan kepada-Nya. Sesungguhnya Allah memberi karunia kenikmatan kepada kita tidaklah  memiliki tujuan ingin di puji. Semuanya tidak lain untuk menunjukkan kasih sayang-Nya terhadap makhluk ciptaan-Nya. Disisi lain, syukur dapat mengantar manusia kepada keimanan. Seseorang yang melihat alam raya terbentang dengan segala manfaat yang telah dan dapat diraihnya, akan mengiringi dia untuk beriman dan percaya kepada-Nya. Sebetulnya hati manusia keras seperti halnya batu atau bahkan mungkin lebih keras. Dan kerasnya hati tidak dapat hancur kecuali dengan menangis, takut dan bersyukur kepada-Nya. Untuk itu, seorang hamba yang saleh sudah tentu akan selalu mengingat nikmat-nikmat itu dan mensyukurinya setiap saat. (LH)

Sukses untuk yang terus berusaha

www.caramembuatlaporankeuangan.com

SYUKUR

SYUKUR

 Bersyukur bisa dilakukan dalam berbagai hal seperti : Melalui hati, kita tidak mengingkari sedikit pun nikmat yang telah Allah berikan untuk kita. Melalui lisan, kita mengucapakn kalimat tahmid (puji-pujian) yang bertujuan mensyukuri nikmat yang telah diberikan-Nya. Melalui perbuatan, kita bisa memberikan sebagian dari rezeki yang kita punyai kepada fakir miskin. Jadi barangsiapa yang ingin meraih nikmat yang lebih banyak dan terus menerus maka dia harus bersyukur.

Diriwayatkan bahwa Nabi Saw mendirikan sholat malam hingga kedua telapak kaki beliau pecah-pecah. Lalu Aisyah r.a. bertanya, “Apakah engkau masih mengerjakan yang seperti ini, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosa engkau yang telah lampau dan yang akan datang?” Beliau menjawab, “Tidak bolehkah aku menjadi seorang hamba yang bersyukur?” (HR. Bukhari dan Muslim)

Mengapa Rasulullah Saw bersyukur? Bukankah dosa-dosanya telah diampuni? Bukankah dia Nabi dan Rasul-Nya? Pertanyaan ini dapat dijawab sebagai berikut:

Pertama, Rasulullah Saw memberikan contoh kepada umatnya siapapun diri kita, tidak boleh menghalangi kita untuk bersyukur kepada Allah.

Kedua, syukur memberikan kesadaran pada diri kita tentang betapa besarnya kenikmatan yang telah Allah berikan kepada kita. Dengan hal ini, kita tidak bersedih dengan hilangnya satu kenikmatan yang sebelumnya Allah berikan karena masih banyak kenikmatan yang lain.

Ketiga, syukur menjadi tolak ukur datangnya pertolongan Allah. Karena Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang bersyukur. Barang siapa yang mendapat cinta Allah, Allah akan mengabulkan doa-doanya, memberikan apa yang dimintanya, dan seluruh makhluk mencintainya.(HS)

 

Sukses untuk yang terus berusaha

www.caramembuatlaporankeuangan.com

RODA KEHIDUPAN SELALU BERPUTAR

RODA KEHIDUPAN SELALU BERPUTAR

 Semua orang yang ditimpa musibah, hendaklah ia sadar bahwa cobaan yang ia alami merupakan ujian yang harus dijalani dengan sabar, karena kehidupan selalu berputar seperti roda, ada saatnya kita di bawah dan ada saatnya kita di atas .Tidak ada hal yang lebih sulit daripada bersabar  terhadap takdir dan tidak ada yang lebih utama daripada ridha terhadap takdir.  Oleh karena itu manusia sangat membutuhkan kesabaran dalam menghadapi kejadian buruk yang menimpa dirinya dan bersyukur jika memperoleh nikmat. Bersabar adalah sesuatu yang wajib, sedangkan ridha adalah hal yang utama. Perlu diingat semua berputar tidak ada kondisi yang abadi di dunia ini.

Sukses untuk yang terus berusaha

www.caramembuatlaporankeuangan.com

DO’A 9

DO’A  9

Assalamu’alaikum,wr,wb,

Sahabatku, apa kabar semua ? Semoga Allah melimpahkan rizki, kesehatan & keberkahan untuk kita semua. “Ayo, hormati dan muliakan kedua orang tua kita” Ya Allah, ampunilah dosa kami dan dosa kedua orang tua kami dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kami diwaktu kecil,”.

“Ya Allah, Yang Mahaesa, Ampunilah segala dosa hamba, jadikan hamba manusia yang berguna untuk sesama, jadikan hamba manusia yang selalu bersyukur terhadap segala nikmat dan rahmat-Mu. Ya Allah,…kabulkanlah do’a dan permohonan hamba.Amiin…Ya Rabbal’Alamin.”

 

Sukses untuk yang terus berusaha

www.caramembuatlaporankeuangan.com